BERITA

Peduli Bencana, Tim UKM KSR PMI Unimerz Lakukan Evakuasi Korban Banjir di Kecamatan Manggala

Nov 18, 2022 | Berita Universitas

Peduli Bencana, Tim UKM KSR PMI Unimerz Lakukan Evakuasi Korban Banjir di Kecamatan Manggala

Nov 18, 2022 | Berita Universitas

Akibat intensitas hujan yang tinggi pada Jumat (18/11/2022) lalu, membuat beberapa wilayah di Kota Makassar, termasuk Antang Kecamatan Manggala mengalami kebanjiran.

Beberapa rumah warga terendam, hingga membuat warga harus mengungsi. Sebagai wujud peduli kemanusiaan, UKM KSR PMI Universitas Megarezky (Unimerz) turut berkontribusi dalam proses evakuasi korban banjir tersebut.

Dalam keterangannya, Saniatun Lestaluhu selaku kepala Departemen Penanggulangan Bencana dan Hubungan Masyarakat UKM KSR PMI Unimerz menuturkan, bahwa pihaknya bersama tim memang selalu berkontribusi dalam penanganan bencana, termasuk banjir.

“UKM KSR PMI Unimerz memang selalu berkontribusi dalam penanggulangan bencana, termasuk melakukan pendataan assessment bencana. Selain itu kita juga memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan, seperti pemeriksaan tekanan darah, suhu dan pemberian obat kepada para korban banjir di pengungsian. Bahkan kita juga memberikan support psikologi untuk anak-anak yang terdampak bencana,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, bahwa ada dua titik pengungsian yang menjadi sasaran evakuasi oleh Tim UKM KSR PMI Unimerz, yakni di masjid Jabal nur perumnas antang dan Masjid Al-Anwar perumnas antang blok 10.

“Total semua ada 35 KK yang mengungsi,” ujarnya.

Mahasiswa Unimerz itu juga menuturkan, bahwa melakukan evakuasi korban bencana cukup sulit dan tidak mudah dilakukan. Bahkan kata dia, ada beberapa kendala saat timnya hendak melakukan evakuasi.

“Ada beberapa kendala. Khususnya saat kami melakukan proses evakuasi, di situ kami sering kali ada hambatan. Karena setiap kali kami mengimbau kepada warga untuk segera berkumpul di lokasi pengungsian, mereka malah memilih untuk tetap bertahan di rumah mereka masing-masing, dengan alasan ingin mempertahankan harta bendanya. Jadi saat intensitas air sudah tinggi, kami agak kewalahan melakukan proses evakuasinya,” ujarnya.

Di akhir keterangannya, ia berharap agar setelag kejadian ini pemerintah bisa mencari solusi, agar bencana banjir tidak lagi mudah datang saat intensitas hujan tinggi dan menimpa pemukiman warga, khususnya di kecamatan Manggala.

“Harapan kami kedepannya, semoga ada solusi dari pemerintah untuk penyerapan air di lokasi banjir di Blok 10 dan 8 Perumnas Antang, Kecamatan Manggala. Sehingga jika terjadi hujan deras tida terjadi banjir. Dan untuk warga kami berharap bisa lebih dahulu mementingkan keselamatan diri dibandingkan dengan harta benda,” harapnya.

Sebagai informasi, tindakan penanganan bencana dilakukan beberapa organisasi yang saling berkolaborasi, diantaranya yakni KSR PMI unit Unimerz, BPBD kota Makassar dan Dinsos Kota Makassar.

BAGIKAN ARTIKEL INI

BERITA TERKAIT