BERITA

TIM MAHASISWA PRODI KEPERAWATAN FKK UNIMERZ RAIH JUARA HARAPAN 2 PADA AJANG LOMBA BBT

Sep 27, 2022 | Achievement

TIM MAHASISWA PRODI KEPERAWATAN FKK UNIMERZ RAIH JUARA HARAPAN 2 PADA AJANG LOMBA BBT

Sep 27, 2022 | Achievement

Tim mahasiswa program studi (prodi) Keperawatan Fakultas Keperawatan dan Kebidanan (FKK) Universitas Megarezky berhasil meraih juara harapan 2 di ajang perlombaan Bebat Bidai dan Transportasi (BBT), yang diselenggarakan oleh Siaga Ners Unhas, pada Sabtu (24/9/2022) lalu.

Adapun tim Mahasiswa Prodi Keperawatan FKK yang turut andil dalam mengikuti lomba tersebut terdiri atas 4 mahasiswa, diantaranya yakni Abdullah Mahardika Wailisa, Richard Souhuwat, Natanel Leha dan Ahmad Fauzi.

Saat ditemui insan pers Unimerz, salah seorang perwakilan peserta lomba BBT yakni Abdullah Mahardika Wailisa, menuturkan bahwa juara yang diraih oleh timnya tersebut merupakan buah dari kerjasama tim yang baik, serta dukungan dari para dosen.

“Kami bisa mendapatkan juara harapan 2 ini karena disebabkan oleh kerjasama yang baik dalam tim. Selain itu juga karena adanya dukungan-dukungan yang diberikan oleh dosen kami, sehingga kami bisa dapat juara harapan 2 ini,” ujarnya, Selasa (27/9).

Lebih lanjut, ia pun berharap agar kedepannya, pengalaman yang ia dapatkan saat lomba bersama timnya bisa dibagikan ke junior, agar mereka nantinya bisa mengikuti lomba, dapat juara dan bisa membanggakan kampus Unimerz.

“Kalau ada waktu ke depannya untuk tahun depan insyaAllah kami akan ikut lagi. Tetapi kalau tidak ada waktu, kami berharap untuk prodi Keperawatan angkatan 19, agar bisa mendidik adik-adik untuk melatih diri. Supaya mereka bisa ikut lomba dan bisa membanggakan nama baik fakultas dan Universitas Megarezky,” harapannya.

Senada dengan itu, Ajay Qumar Sagala selaku salah satu peserta lomba Bantuan Hidup Dasar (BHD), mengakui bahwa, untuk berliga di ajang perlombaan sangat memerlukan latihan yang teratur dan kesiapan yang matang.

“Saya bersama tim mengikuti lomba BHD untuk orang-orang awam. Tetapi kami kemaren gugur saat final, karena semua di luar ekspektasi. Ternyata ada banyak hal yang kurang dipersiapkan oleh tim kami, padahal saat latihan kami rasa sudah maksimal. Namun, sayangnya ada beberapa tindakan BHD yang tidak kami lakukan, sehingga nilai kami kurang,” ujar Mahasiswa Prodi Keperawatan angkatan 2019 itu.

Dengan begitu, ia pun berharap agar kedepannya, pihak fakultas bisa membuat sebuah wadah untuk mahasiswa Keperawatan khususnya untuk kegawatdaruratan, agar ada persiapan yang matang untuk mahasiswa sebelum maju di mengikuti ajang perlombaan.

“Harapannya dari pihak fakultas bisa membuat satu wadah untuk bidang kegawatdaruratan. Ini supaya kedepannya kalau ada lomba-lomba seperti ini tidak mendadak dan persiapannya bisa lebih matang,” pungkasnya.

Sementara itu, Sri Wahyuni, S.Kep., Ns.,M.Kes selaku bagian Kemahasiswaan Prodi S1 Keperawatan dan Profesi Ners, mengucapkan selamat kepada mahasiswa yang mendapatkan juara, karena telah sudi meluangkan waktunya untuk keluar dari zona nyaman.

“Untuk adik-adik yang mendapat juara tetap semangat. Terima kasih telah mau keluar dari zona nyaman, belajar kuliah. Kemudian belajar lagi untuk mengikuti lomba dan latihan membagi waktu. Mungkin pada lomba kali ini kita hanya mendapat juara harapan 2. Tetapi semoga ini bisa menjadi pengalaman yang bisa kalian share ke adik-adiknya,” ujar Dosen Pendamping Mahasiswa saat mengikuti perlombaan itu.

Tak hanya itu saja, ia pun memiliki harapan yang serupa dengan Ajay Qumar Sagala. Ia berharap, agar kedepannya prodi S1 Keperawatan dan Profesi Ners bisa membuatkan mahasiswa wadah atau organisasi yang berkaitan dengan bidang kegawatdaruratan.

“Semoga melalui momentum kali ini, Prodi S1 Keperawatan dan Profesi Ners itu bisa membuat sebuah organisasi sendiri tingkat Prodi, yang berhubungan dengan bidang kegawatdaruratan. Sehingga nantinya kalau ada perlombaan lagi, mereka bisa langsung ikut,” kuncinya.

Sebagai informasi, baru-baru ini Mahasiswa S1 Keperawatan FKK Unimerz, Mey Cornelia Rafyo Kulalean juga lolos menjadi peserta Online Global Health Program in Nursing 2022, yang diselenggarakan oleh Yokohama City University dan Universitas Hasanuddin, pada 14-15 September 2022.

BAGIKAN ARTIKEL INI

BERITA TERKAIT