Fakultas Teknologi Kesehatan (Fatelkes) Universitas Megarezky (Unimerz) menyelenggarakan kuliah pakar, di Perpustakaan Politeknik Kesehatan Megarezky (Polimerz), pada Sabtu (16/12/2023).
Kegiatan ini diselenggarakan dengan mengusung tema ‘Lateral Flow Assay untuk Deteksi Dini Penyakit Infeksi’. Adapun yang menjadi pemateri pada kuliah pakar kali ini yakni Prof.Dr. Sri Darmawati, M.Si.
Turut hadir pada kegiatan ini yakni, Dekan Fatelkes Unimerz, Wakil Dekan I Fatelkes, para Ketua dan Sekretaris prodi D3 Teknologi Laboratorium Medis (TLM), D4 TLM, S1 Bioinformatika dan S1 Sains Biomedis serta beberapa dosen/staf lingkup Fatelkes Unimerz.
Dalam sambutannya, Prof.Dr.Dra.apt. Hj. Asnah Marzuki, M.Si selaku Dekan Fakultas Teknologi Kesehatan Universitas Megarezky menuturkan, bahwa kuliah pakar ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa dan dosen untuk mengembangkan wawasan dan ilmu pengetahuan.
“Hari ini kita akan mengikuti kuliah pakar. Karena kami dosen dan mahasiswa secara umum tetap akan mengembangkan wawasan dan pengetahuan kita, walaupun barangkali pada saat kuliah sudah pernah disinggung terkait materi ini. Namun kali ini kita akan mendengarkan pembahasan terkait Lateral Flow Assay dari pakarnya langsung, yakni Prof.Dr. Sri Darmawati, M.Si dari Universitas Muhammadiyah Semarang,” ungkapnya.

Tak hanya itu ia juga berharap seluruh peserta baik mahasiswa ataupun dosen bisa menyimak materi dengan baik.
“Saya harap seluruh peserta yang hadir bisa menyimak dan memahami seluruh materi yang akan disampaikan oleh pemateri pada kuliah pakar hari ini,” harapnya.
Dalam pemaparannya, Prof.Dr. Sri Darmawati, M.Si menuturkan, bahwa infeksi adalah sebuah proses masuknya mikroorganisme ke dalam tubuh manusia hingga menimbulkan rasa sakit.
“Infeksi itu proses masuknya mikroorganisme bisa berupa bateri, jamur atau parasit ke dalam tubuh manusia hingga menimbulkan rasa sakit. Jika tidak sakit maka itu tidak dikatakan infeksi,” ungkapnya.
“Infeksi bisa berupa gejala suhu tubuh meningkat. Ketika ada mikroorganisme masuk ke dalam tubuh kita, maka tubuh kita akan merespon berupa respon imun,” imbuhnya.




