Program Studi D-III Teknik Gigi Fakultas Teknologi Kesehatan (Fatelkes) Universitas Megarezky (Unimerz) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Bissoloro, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada 12–13 Juli 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Membangun Paradigma Sehat Menuju Masyarakat Sejahtera” dan diikuti oleh dosen serta mahasiswa Prodi Teknik Gigi.
Beberapa agenda utama yang dilaksanakan dalam pengabdian ini antara lain edukasi tentang penggunaan dan pembersihan gigi tiruan, informasi mengenai akses pelayanan gigi palsu yang tepat, hingga pembuatan dan pemberian gigi palsu secara gratis kepada masyarakat setempat.
Selain kegiatan edukatif dan pelayanan kesehatan, tim juga mengadakan aksi bersih-bersih di destinasi wisata Hutan Pinus Moncong Sipolong, sekaligus menginap dan melakukan kegiatan camping di area tersebut.
Dr. Umar Dg. Palallo, M.Kes selaku Ketua Program Studi Teknik Gigi, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program PKM yang dirancang untuk mengintegrasikan pengabdian sosial, lingkungan, dan wisata edukatif.
“Kegiatan ini adalah bagian dari pengabdian masyarakat yang kami desain tidak hanya memberikan layanan kesehatan, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan dan pariwisata. Salah satunya adalah kegiatan bersih-bersih di tempat wisata pinus, serta camping untuk mempererat hubungan tim,” ujarnya.
Pemerintah Desa Bissoloro menyambut hangat kedatangan rombongan dari UNIMERZ. Bahkan, pemerintah desa memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi yang diberikan dan berharap agar Desa Bissoloro dapat menjadi desa binaan dalam bidang kesehatan ke depannya.
Selain itu, tim pengabdian juga berkesempatan mengunjungi aktivitas warga dalam industri rumah tangga, khususnya proses pembuatan gula merah dari nira pohon aren, sebagai bagian dari pengenalan potensi lokal desa.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran nyata bagi mahasiswa dalam menjalankan peran sosial dan profesional sebagai tenaga kesehatan di masa depan.



