Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) sebagai pembina Universitas Megarezky (Unimerz) terus memberikan pendampingan intensif dalam proses pembentukan Fakultas Kedokteran di Unimerz. Kegiatan ini merupakan implementasi dari nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani sebelumnya dan dilaksanakan pada Jumat (13/5/2025) di Kampus Unimerz, Makassar.
Dalam kegiatan tersebut, hadir Rektor Unimerz beserta para Wakil Rektor, Ketua Tim Task Force Fakultas Kedokteran Universitas Megarezky, para dokter Unimerz, serta Dekan Fakultas Kedokteran Unimus beserta Wakil Dekan I, II, III, dan para Kaprodi Program Sarjana Kedokteran dari Unimus.
Mereka mengikuti serangkaian agenda strategis, termasuk presentasi kurikulum Program Sarjana Kedokteran yang dirancang untuk memenuhi standar nasional dan internasional pendidikan kedokteran.
Rektor Universitas Megarezky, Prof. Dr. Anwar Ramli, SE., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada tim dari Unimus. “Kami mengucapkan terima kasih banyak atas kehadiran Ibu dan tim. Kehadiran ini menjadi motivasi besar bagi kami dalam proses pendirian Fakultas Kedokteran,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Tim Task Force Pembentukan Fakultas Kedokteran, Dr. dr. Bachtiar Baso, S.Ked., yang berharap pertemuan ini, meskipun singkat, dapat menghasilkan langkah konkret. Ia menyoroti beberapa tantangan utama yang dihadapi saat ini, seperti pemenuhan SDM yang masih sulit terutama di bidang biomedik, serta kebutuhan pendampingan terkait penyusunan kurikulum dan mekanisme peminjaman sarana prasarana.
“Kami sangat berharap adanya dukungan dari pihak pembina, khususnya dalam hal SDM, kurikulum, dan sarpras. Hal ini sangat kami butuhkan untuk memastikan kesiapan Fakultas Kedokteran Unimerz ke depan,” jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, Dekan Fakultas Kedokteran Unimus juga menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan hangat dari Unimerz. Beliau menyampaikan bahwa kehadirannya di Makassar adalah sebuah kebetulan yang dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk berdiskusi langsung terkait pembukaan Fakultas Kedokteran di Universitas Megarezky.
“Kami merasa senang bisa hadir di sini. Momen ini kami manfaatkan sebaik mungkin untuk membahas dan memberikan arahan secara langsung, agar proses pendirian Fakultas Kedokteran Unimerz berjalan sesuai regulasi,” ungkapnya.
Dalam diskusi tersebut, nampak Unimus juga mengaku siap untuk membantu dalam pemenuhan kebutuhan Sumber Daya Manusia.
Kegiatan ini menandai langkah nyata Universitas Megarezky dalam mewujudkan Fakultas Kedokteran yang unggul dan berdaya saing. Sinergi kuat antara Unimerz dan Unimus diharapkan mampu menghasilkan lulusan kedokteran yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga siap mengabdi bagi kesehatan masyarakat Indonesia.




