Universitas Megarezky (Unimerz) kembali menghadirkan kegiatan akademik inspiratif melalui kuliah tamu bertema “Membangun Kampus Inklusif Melalui Pendidikan Agama yang Moderat dan Humanis” yang digelar pada Jumat, 8 Mei 2026 di Ballroom Universitas Megarezky.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber nasional, Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag., yang memaparkan materi mengenai Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai pendekatan pendidikan yang menanamkan karakter humanis, toleran, dan religius dalam lingkungan pendidikan. Dalam pemaparannya, Prof. Amien menjelaskan bahwa KBC bukanlah kurikulum baru, melainkan pendekatan nilai yang memperkuat implementasi Kurikulum Merdeka melalui penanaman nilai-nilai cinta dalam proses pembelajaran.
Ia menjelaskan bahwa KBC menekankan lima nilai utama atau Pancacinta, yaitu cinta kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, cinta ilmu, cinta diri dan sesama, cinta lingkungan, serta cinta tanah air. Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kesadaran ekologis, dan semangat kebangsaan.

Dalam kuliah tamu tersebut, Prof. Amien juga menekankan bahwa pendidikan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan lingkungan kampus yang inklusif, harmonis, dan menghargai keberagaman. Ia mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjadikan kampus sebagai ruang dialog, kolaborasi, dan penguatan nilai kemanusiaan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pembina Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Mega Rezky Makassar, Dr. H. Alimuddin, S.H., M.Kn., Ketua YPI Mega Rezky, Adv. Moch Noer Alim Qalby, S.H., LL.M., Rektor Universitas Megarezky, Prof. H. Anwar Ramli, S.E., M.Si., beserta para wakil rektor dan seluruh civitas akademika Universitas Megarezky.
Dalam sambutannya, Prof. Anwar Ramli menyampaikan apresiasi atas kehadiran Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI di Universitas Megarezky. Ia menegaskan bahwa kuliah tamu ini menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai moderasi, toleransi, dan pendidikan karakter di lingkungan perguruan tinggi.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh sivitas akademika Universitas Megarezky dapat semakin memahami pentingnya membangun budaya kampus yang inklusif, humanis, dan menjunjung tinggi nilai keberagaman. Materi tentang Kurikulum Berbasis Cinta juga menjadi penguatan bagi dunia pendidikan dalam membentuk generasi yang berkarakter dan berintegritas,” ujar Prof. Anwar Ramli.
Kuliah tamu ini menjadi bagian dari komitmen Universitas Megarezky dalam menghadirkan ruang akademik yang mendorong penguatan karakter dan moderasi beragama di lingkungan perguruan tinggi. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mahasiswa dan dosen dalam mengikuti diskusi selama kegiatan berlangsung.
Pihak universitas berharap kegiatan ini dapat memberikan wawasan baru sekaligus memperkuat komitmen sivitas akademika dalam mewujudkan budaya kampus yang inklusif, moderat, dan berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan.




