BERITA

Pembina dan Ketua Yayasan Pendidikan Islam Mega Rezky Makassar Dilantik Jadi Pengurus Inti PDIP Sulsel

Nov 24, 2025 | Berita Universitas

Pembina dan Ketua Yayasan Pendidikan Islam Mega Rezky Makassar Dilantik Jadi Pengurus Inti PDIP Sulsel

Nov 24, 2025 | Berita Universitas

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulawesi Selatan resmi mengumumkan susunan pengurus periode 2025–2030 usai Konferensi Daerah (Konferda) yang digelar di Hotel Claro Makassar, Senin (24/11/2025). Para pimpinan Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Megarezky kembali mendapat perhatian publik setelah secara resmi dilantik sebagai pengurus  DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Sulawesi Selatan.

Ketua Yayasan Megarezky, Adv. Moch. Noer Alim Qalbi Alimuddin, S.H., LLM, resmi dipercaya menduduki posisi strategis sebagai Ketua Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) PDIP Sulsel, sebuah badan penting yang berperan memberikan pendampingan hukum kepada masyarakat sekaligus memperkuat fungsi advokasi partai di tingkat daerah.

Ketua Yayasan Megarezky, mengungkapkan bahwa amanah ini akan menjadi ruang pengabdian baru sekaligus sarana memperluas kontribusi terhadap masyarakat.

“Ini adalah tanggung jawab besar. Kami berkomitmen menjadikan BBHAR sebagai wadah yang benar-benar hadir untuk rakyat, memberikan bantuan hukum yang mudah diakses, dan memastikan keadilan bagi masyarakat kecil,” ujarnya.

Pelantikan berlangsung dalam suasana khidmat dengan dihadiri jajaran pengurus DPD PDIP Sulsel, perwakilan organisasi sayap partai, serta tamu undangan dari berbagai kalangan. Penunjukan ini dinilai sebagai bentuk kepercayaan terhadap rekam jejak kepemimpinan dan kapasitas profesional Ketua Yayasan dalam bidang hukum dan advokasi sosial.

Tidak hanya itu, Pembina Yayasan Megarezky, Dr. H. Alimuddin, SH, MH.,M.Kn juga turut mengisi posisi strategis dalam struktur partai sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Kader PDIP Sulsel. Jabatan ini memiliki peran vital dalam penguatan konsolidasi internal, pengembangan kaderisasi, serta peningkatan kapasitas struktural partai di Sulawesi Selatan.

Sementara itu, Pembina Yayasan menegaskan bahwa bidang organisasi dan kaderisasi adalah jantung penguatan partai.

“Kami akan bekerja untuk memperkuat struktur, meningkatkan kualitas kader, dan memastikan PDIP di Sulsel terus berkembang dengan solid dan berintegritas,” tuturnya.

Masuknya dua tokoh Yayasan Megarezky ke jajaran struktur DPD PDIP Sulsel disambut positif oleh civitas akademika dan stakeholders pendidikan. Hal ini dinilai sebagai bukti bahwa para pemimpin yayasan mampu berperan aktif tidak hanya dalam dunia pendidikan, tetapi juga dalam pengabdian sosial dan kemasyarakatan.

Dengan posisi strategis ini, diharapkan kolaborasi antara dunia pendidikan, sosial, dan politik dapat semakin memperkuat kontribusi Yayasan Megarezky dalam pembangunan daerah.

BAGIKAN ARTIKEL INI

BERITA TERKAIT