Sebanyak 1.345 lulusan Universitas Megarezky (Unimerz) resmi dikukuhkan pada Wisuda Program Diploma, Sarjana, Profesi, dan Magister Angkatan XX periode genap tahun akademik 2024/2025. Pelaksanaan wisuda ini digelar di Ballroom Phinisi Hotel Claro, Jalan AP Pettarani, Makassar, pada Senin (25/8/2025).
Para wisudawan berasal dari berbagai fakultas, yakni Fakultas Keperawatan dan Kebidanan sebanyak 473 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 114 orang, Fakultas Teknologi Kesehatan 160 orang, Fakultas Farmasi 463 orang, Fakultas Ilmu Komputer 14 orang, serta Pascasarjana sebanyak 111 orang.
Prosesi wisuda turut dihadiri Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX Andi Lukman, Ketua Yayasan Pendidikan Islam Mega Rezky Makassar, Rektor bersama jajaran wakil rektor, anggota senat, dekan dan wakil dekan, ketua lembaga dan biro, serta sejumlah tamu undangan.

Pidato Rektor Universitas Megarezky
Dalam pidatonya, Rektor Universitas Megarezky, Prof. Dr. H. Anwar Ramli, SE., M.Si mengatakan, bahwa dengan wisuda tidak berarti bahwa lulusan terlepas dari kewajiban belajar. Menurutnya apa yang diperoleh di bangku kuliah selama ini, bukanlah segala-galanya, hanya merupakan dasar untuk belajar.
“Menuntut ilmu adalah perintah agama. Tuntutlah ilmu dari buaian hingga ke liang lahat,” katanya.
Tak hanya itu saja, Prof Anwar Ramli berharap, para lulusan mempersiapkan diri dengan baik untuk mengabdikan diri kemasyarakat. Ia meminta agar alumni menunjukkan jati diri sebagai ilmuan yang professional dalam bidang ilmu digeluti. Sehingga dapat menjadi alumni Universitas Megarezky yang berkualitas dan mampu bersaing dalam melaksanakan tugas di tengah masyarakat.
“Anda harus memiliki daya juang dan dedikasi yang tinggi dan tidak mudah menyerah serta memiliki budi pekerti dan akhlak yang mulia,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyebut sudah banyak alumni Universitas Megarezky sukses bekerja di berbagai instansi dan menjadi entrepreneur. Olehnya, ia berpesan agar alumni baru dapat saling membantu dalam memasuki dunia kerja sesuai dengan kompetensi dan bidang ilmu yang dimiliki.
“Saya menghimbau kepada para wisudawan, jika kelak anda melangkahkan kaki meninggalkan kampus tercinta ini, kibarkanlah selalu panji-panji almamater anda, Universitas Megarezky,” pungkasnya.

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, UNIMERZ Hadirkan Fakultas Kedokteran
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Pendidikan Islam Mega Rezky Makassar, Adv. Moch Noer Alim Qalby, SH., LLM mengucapkan berterima kasih kepada orangtua yang telah mempercayakan Universitas Megarezky sebagai tempat untuk anaknya melanjutkan Pendidikan tinggi.
Beliau mengungkapkan bahwa pihak Yayasan Pendidikan Islam Mega Rezky Makassar berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan di Universitas Megarezky.
“Di bawah naungan yayasan, kami selalu berusaha menjawab kepercayaan tersebut dengan mendorong peningkatan kualitas pendidikan,” ujarnya.
Tak hanya itu saja, kata dia periode sebelumnya pernah mengungkapkan bahwa di tahun 2026 mendatang akan menghadirkan Fakultas Kedokteran di Universitas Megarezky.
“Di periode sebelumnya saya pernah menyampaikan bahwa Unimerz akan menghadirkan Fakultas Kedokteran di tahun 2026 mendatang, namun sepertinya Tuhan berkehendak lain. Bukan di tahun 2026, melainkan di akhir tahun 2025 ini sepertinya sudah akan ada Fakultas Kedokteran di Universitas Megarezky,” ungkapnya dengan penuh kebahagiaan.

LLDIKTI Harap Unimerz Jadi PT Berdampak
Sementara itu, dalam sambutannya, Kepala LLDikti Wilayah IX Dr Andi Lukman juga memuji segala pencapaian yang telah diraih Universitas Megarezky. Menurutnya, Unimerz telah mengembangkan dirinya dengan sangat cepat.
“Terima kasih telah berkontribusi kepada pendidikan di Indonesia,” katanya.
Selain itu, Dr. Andi Lukman juga berpesan agar Universitas Megarezky senantiasa mengikuti perkembangan zaman, salah satunya selalu meningkatkan kapasitas dosen. Karena kata dia, perguruan tinggi yang hebat Adalah perguruan tinggi yang mampu menyesuaikan diri dengan perubahan.
“Saya berharap Universitas Megarezky terus tumbuh dan berkembang dan menjadi perguruan tinggi yang berdampak, memberi nilai tambah bagi Sulsel dan Indonesia,” kuncinya.




