Program Studi D-IV Teknologi Laboratorium Medis (TLM) Universitas Megarezky (Unimerz) menorehkan langkah strategis dalam penguatan kerja sama internasional dengan menghadiri kegiatan kolaboratif yang berlangsung di Universiti College MAIWP International (UCMI) dan Management & Science University (MSU), Malaysia, pada 16-19 Juli 2025.
Unimerz menjadi satu-satunya perguruan tinggi dari Sulawesi Selatan yang terlibat dalam kegiatan prestisius ini.
Kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata dari Memorandum of Understanding (MoU) antara Asosiasi Perguruan Tinggi Teknologi Laboratorium Medis Indonesia (APT-TLM) dengan institusi pendidikan di Malaysia, yang bertujuan memperkuat kolaborasi tridarma perguruan tinggi—khususnya dalam pengembangan kurikulum, peningkatan mutu akademik, dan penguatan jejaring global.
Selama empat hari pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian kegiatan akademik dan non-akademik, antara lain:
1. Konferensi dan seminar dalam rangka International Health Week di MITEC
2. Pameran alat-alat kesehatan terbesar se-Asia
3. Pengabdian kepada masyarakat (public community) di UCMI
4. Seminar dan konferensi internasional di MSU
5. Bimbingan kurikulum TLM menuju akreditasi internasional
6. Lomba internasional seperti Poster Competition, Microphoto Competition, dan Culture Performance Competition
7. Penandatanganan MoU kerja sama antara APT-TLM dan MSU
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan perguruan tinggi negeri dan swasta penyelenggara TLM se-Asia, mencakup dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Kehadiran Unimerz dalam forum ini menandai komitmen kuat institusi dalam mendukung internasionalisasi pendidikan vokasi di bidang kesehatan.
Ketua Program Studi D-IV TLM Unimerz, Dr. Nirmawati Anggria, M.Si, menyampaikan bahwa partisipasi dalam kegiatan ini menjadi momentum penting untuk membuka peluang kerja sama global.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap tercipta sinergi yang lebih kuat antar institusi, peningkatan kualitas kurikulum yang sesuai standar internasional, serta terbukanya peluang kolaborasi riset dan mobilitas mahasiswa di tingkat global,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia juga menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan menjadi pijakan awal dalam mendorong transformasi pendidikan vokasi kesehatan yang lebih kompetitif di kancah internasional.
Keterlibatan Unimerz dalam forum internasional ini menunjukkan keseriusan institusi dalam menjawab tantangan global dan membawa mutu pendidikan tinggi di Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi.




