Program Pascasarjana Universitas Megarezky (UNIMERZ) mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema CERDAS (Cegah Pernikahan Dini dan Stunting dengan Aksi Sosial) di Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, 15 Januari 2024. Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas Tridarma Perguruan Tinggi yang rutin dilaksanakan oleh Program Pascasarjana UNIMERZ setiap semester.
Direktur Program Pascasarjana UNIMERZ, Dr. Julia, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema CERDAS dipilih karena stunting dan pernikahan dini masih menjadi tantangan besar, baik dari segi kesehatan maupun sosial di masyarakat.
“Kecamatan Lau adalah salah satu wilayah dengan angka stunting dan pernikahan dini yang masih cukup tinggi. Oleh karena itu, kegiatan ini sangat relevan untuk dilaksanakan. Apalagi dosen Pascasarjana UNIMERZ merupakan para ahli di bidang promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, farmasi, dan ilmu sosial, sehingga tema ini menjadi peluang untuk melakukan kolaborasi dalam mendukung pemerintah daerah Kabupaten Maros mengatasi masalah kesehatan dan sosial ini,” ujarnya.
Kegiatan ini menghadirkan edukasi yang dibawakan secara kolaboratif oleh para dosen Pascasarjana UNIMERZ, termasuk Dr. dr. Bahtiar Baso dan Dr. Abd Malik. Program ini menggabungkan perspektif sosiologi dan kesehatan dalam upaya memberikan solusi komprehensif untuk menurunkan angka stunting dan pernikahan dini.
Camat Lau, Mulyadi, S.Stp, dalam sambutannya saat membuka acara, menyampaikan apresiasi kepada Program Pascasarjana UNIMERZ.
“Kami berterima kasih kepada UNIMERZ, salah satu kampus besar di Kota Makassar, atas kontribusinya dalam mendukung upaya kami mengatasi stunting dan pernikahan dini. Budaya masyarakat Lau yang masih kental terkait pernikahan dini menjadi tantangan besar, sehingga kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut di masa mendatang,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh para kepala desa, kader kesehatan, masyarakat setempat, serta seluruh dosen lingkup Program Pascasarjana UNIMERZ. Edukasi yang diberikan mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat, yang diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk mendorong perubahan perilaku dan memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mengatasi masalah stunting dan pernikahan dini di Kecamatan Lau.
Program ini menjadi bukti nyata komitmen UNIMERZ dalam mendukung pembangunan masyarakat melalui ilmu pengetahuan dan pengabdian yang berkelanjutan.




