Universitas Megarezky (Unimerz) melakukan penandatanganan kesepakatan kerja sama (MoU) dengan Balai Besar Veteriner Maros (BBVET Maros), di ruang Aula BBVET Maros pada Senin (09/9/2024).
Pada kegiatan penandatanganan MoU kali ini sekaligus dibarengi kegiatan kunjungan Laboratorium oleh mahasiswa Program Studi S-1 Sains Biomedis Unimerz yang dipandu langsung oleh para dokter hewan dan staf laboran yang ada di BBVET.
Para mahasiswa berkesempatan untuk menyaksikan langsung bagaimana BBVet Maros menjalankan fungsinya sebagai laboratorium kesehatan hewan yang melayani delapan provinsi di wilayah Indonesia timur.
Dalam kunjungan ini, peserta mendapatkan penjelasan mengenai proses pengujian laboratorium, mulai dari penerimaan sampel, analisis, hingga laporan hasil diagnosis.
Kepala BBVet Maros Drh. H. Dalam sambutannya, Kepala BBVET Maros Drh. H. Agustia, M.P., menuturkan, bahwa apresiasinya atas kunjungan ini dan berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut.
“Kami sangat terbuka bagi insan pendidikan yang ingin belajar dan berkontribusi dalam pengembangan kesehatan hewan di Indonesia. Kami percaya bahwa kerja sama antara BBVet Maros dan dunia akademik akan menciptakan sumber daya manusia yang lebih berkompeten dan berkualitas di masa depan,” ujar drh. H. Agustia.
“Dengan kerjasama, maka dapat meningkatkan proses pendidikan. Kita tidak bisa berdiri sendiri, sehingga perlu adanya kolaborasi antara satu perguruan tinggi dengan berbagai Lembaga dan badan riset. Sehingga bisa bersama-sama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di perguruan tinggi kita. Tanpa kerjasama atau kolaborasi kita tidak bisa berkembang,” imbuhnya.
Sementara itu, saat di tempat terpisah, Wakil Rektor IV Unimerz; Dr. Hj. Arfenty Amir, S.PD., M.Pd berharap agar dengan MoU tersebut, antara Kampus Unimerz dan BBVET Maros bisa bekerja sama baik di dunia pendidikan ataupun praktik laboratorium di lapangan.
“Tentu dengan kegiatan ini, kita berharap bisa memberikan wawasan baru bagi para mahasiswa mengenai bidang Kesehatan dan adanya MoU tersebut bisa bekerjasama dalam berbagai kegiatan dan semakin menguatkan sinergi antara dunia pendidikan dan praktik laboratorium di lapangan,” harapnya.



