Fakultas Teknologi Kesehatan (Fatelkes) Universitas Megarezky (Unimerz) menyelenggarakan kegiatan Guest Lecture, di Lt.5 Hall University Megarezky, pada Kamis (16/11/2023).
Pada Guest Lecture yang mengusung tema ‘WASH Before you RISE: The Role of Environments in Enteric Disease’ kali ini yang menjadi pemateri yakni Dr. Rebekah Henry. Beliau merupakan sosok yang ahli dalam bidang Genetics, Microbiology dan Bioinformatics dari Monash University Australia.
Turut hadir pada kegiatan ini yakni, Wakil Rektor III Unimerz; Dr. Jalal, M.Pd, Dekan Fatelkes Universitas Megarezky, para Dosen serta ratusan mahasiswa lingkup Fatelkes Unimerz dari berbagai program studi.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. Dra.apt.Hj Asnah Marzuki, M.Si selaku Dekan Fatelkes Unimerz agar seluruh mahasiswa yang hadir bisa menyimak dengan baik materi dari Dr. Rebekah Henry.
“Saya harap anak-anakku semua bisa menyimak, mendengarkan dan mengikuti kuliah dari Ibu Dr. Rebekah. Dan saya kira ini merupakan pengalaman yang paling baik untuk kita semua,” ungkapnya.

Gambar: Guest Lecture: Fatelkes Unimerz Hadirkan Ahli Genetics, Mikrobiology dan Bioinformatics dari Monash University Australia/Humas
Saat ditemui oleh Insan Pers Unimerz, Dr. Rebekah Henry mengaku takjub dengan Universitas Megarezky. Kata dia, jika dilihat dari luar Nampak seperti kampus standar, namun saat masuk ternyata Unimerz adalah kampus yang megah.
“Saya merasa sangat takjub dan kaget, karena saya lihat dari luar kampus ini terlihat standar, tapi pada saat saya masuk, ternyata kampus ini begitu besar dan megah. Apalagi pada saat saya naik ke lokasi kegiatan, saya disambut oleh banyak mahasiswa,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia berharap kedepannya bisa berkolaborasi dengan dosen-dosen Universitas Megarezky untuk program-program RICE selanjutnya.
“Harapan saya, kedepan kita bisa berkolaborasi dengan dosen-dosen Universitas Megarezky untuk program-program selanjutnya. Semakin jaya Unimerz, apalagi ada beberapa program studi yang penting ilmunya, masih terbilang langka dan sangat dibutuhkan di dunia Kesehatan,” kuncinya.



