Tim kolaborator Dosen Universitas Megarezky (Unimerz) dan Universitas Bosowa mengadakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang berlokasi di UPTD SD Inpres Manggala yang dilaksanakan mulai bulan Juni sampai Desember 2023.
Kegiatan kolaborasi yang dilakukan berupa PKM Model Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Digital Literacy Sebagai Upaya Konstruktivisme Karakter Anak Bangsa. Pada saat berkunjung ke lokasi PKM, dirangkaikan dengan kegiatan Sosialisasi, pelatihan untuk guru-guru serta pendampingan pada siswa/i kelas VI.
Pada saat Pelatihan untuk guru-guru berlangsung, Muhammad Yusuf, S. Ag., M.A selaku Kepala Sekolah SD Inpres Manggala memberikan apresiasi dan sangat mendukung kegiatan PKM dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, PGSD Universitas Megarezky dan Dosen Prodi PGSD Universitas Bosowa, dan mahasiswa. Ketua Tim PKM, Sujarwo, S. Pd., M. Pd, dan anggota Tim Dr. Asdar., M. Pd, dan Bellona Mardhatillah Sabillah, S.Pd.,M.Pd memaparkan bahwa kegiatan PKM ini bertujuan untuk peningkatan pemberdayaan dalam bentuk PKM model pemberdayaan dalam bentuk PKM model pembelajaran bahasa Inggris berbasis digital literacy sebagai upaya konstruktivisme karakter anak bangsa khususnya Sekolah SD Inpres Manggala.
Adapun narasumber pada PKM kali ini yakni, Dr. Vivit Rosmayanti, S.Pd.I.,M.Pd yang merupakan Dosen Prodi Bahasa Inggris Unimerz. Dalam paparannya, ia menuturkan, pada era digital ini harus ditunjang oleh media digital dalam pembelajaran Bahasa Inggris agar siswa dan guru bisa mengikuti perkembangan zaman seperti penggunaan media pembelajaran berbasis digital seperti Sparkol Videoscribe, Canva, Wordwall, Powtoon dan media digital lainnya.
“Dengan demikian pada era digital ini harus ditunjang oleh media digital dalam pembelajaran Bahasa Inggris agar siswa dan guru bisa mengikuti perkembangan zaman seperti penggunaan media pembelajaran berbasis digital seperti Sparkol Videoscribe, Canva, Wordwall, Powtoon dan media digital lainnya,” paparnya.
Dalam keterangannya, Irman, S.Pd Gr.,M.Pd selaku wali kelas VI SD Inpres Manggala menuturkan, bahwa guru dan siswa memang sangat membutuhkan pelatihan dan pendampingan Bahasa inggris.
“Para siswa dan guru sangat membutuhkan pelatihan maupun pendampingan bahasa Inggris. Meskipun begitu pembelajarannya masih kurang optimal karena terkendala durasi waktu yang singkat karena mata pelajaran bahasa Inggris tidak masuk dalam mata pelajaran inti dan hanya menjadi mata pelajaran tambahan (muatan local),” ujarnya.
Tim PKM memfokuskan dalam meningkatkan keahlian speaking/berbicara, Meningkatkan penguasaan kosa kata (vocabulary) siswa berkaitan dengan Pakaian tradisional, Rumah adat, Tarian daerah, Lagu daerah, Makanan tradisional, Binatang khas dari setiap daerah, Permainan tradisional, Minuman tradisional, Burung khas daerah, Kendaraan tradisional, Alat musik tradisional. Dan meningkatakan digital literacy, untuk Menumbuhkembangkan pendidikan karakter siswa.
Terlaksananya kegiatan tersebut, Tim PKM mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada: Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang telah memberikan bantuan dana hibah pengabdian dalam kegiatan PKM, dan seluruh Civitas Akademik Universitas Megarezky yang telah mensupor/mendukung kegiatan ini dan semua pihak Sekolah SD Inpres Manggala yang telah memberikan izin PKM dan dukungan teknis serta fasilitas demi kelancaran kegiatan kami bisa terlaksana dengan baik dan lancar.



