Mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani kelas 25/A, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Megarezky (UNIMERZ) melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Evaluasi Efektivitas Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 3 Gowa, Rabu (21/1/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana program MBG berkontribusi terhadap peningkatan kesehatan, konsentrasi belajar, serta tumbuh kembang peserta didik di lingkungan sekolah. Sosialisasi dan evaluasi ini menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran sekaligus luaran dari mata kuliah Pendidikan Kesehatan Sekolah.

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Megarezky dan dilaksanakan dengan pendampingan langsung oleh dosen pengampu mata kuliah, Wahyu Munandar, M.Or. Kehadiran dosen pendamping menjadi bagian dari penguatan akademik sekaligus memastikan keterkaitan antara teori perkuliahan dan praktik di lapangan.
Pelaksanaan kegiatan mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 3 Gowa, Rahmatia, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa dan pihak Universitas Megarezky dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan peserta didik. Menurutnya, program Makanan Bergizi Gratis merupakan langkah strategis dalam menunjang proses pembelajaran karena pemenuhan gizi yang baik menjadi fondasi penting bagi kesiapan belajar siswa.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan edukasi mengenai pentingnya asupan gizi seimbang serta dampaknya terhadap perkembangan fisik dan kemampuan kognitif. Selain itu, mahasiswa juga menyampaikan hasil pengamatan awal terkait perubahan pola belajar, daya fokus, dan tingkat keaktifan siswa setelah menerima makanan bergizi secara rutin. Hasil pengamatan tersebut menunjukkan adanya pengaruh positif terhadap proses pembelajaran di kelas.
Rahmatia, S.Pd. menegaskan bahwa program MBG memberikan dampak nyata terhadap kondisi fisik dan mental siswa. Siswa dinilai lebih berenergi dan mampu mengikuti pembelajaran dengan lebih optimal. Oleh karena itu, pihak sekolah berharap program ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau seluruh peserta didik, khususnya yang membutuhkan dukungan gizi tambahan.
Kegiatan ini juga menjadi ruang diskusi antara mahasiswa, dosen, pihak sekolah, dan peserta didik terkait berbagai tantangan pemenuhan gizi di lingkungan sekolah. Sejumlah siswa menyampaikan bahwa program MBG membantu meningkatkan stamina dan semangat belajar, terutama pada jam pelajaran siang hari, sehingga aktivitas pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif.
Selain berdampak langsung pada siswa, kegiatan ini dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah. Melalui pendekatan edukatif dan evaluatif, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan dalam penyempurnaan pelaksanaan program MBG, baik dari sisi kualitas menu, sistem distribusi, maupun pengawasan pelaksanaannya di sekolah.
Sebagai tindak lanjut, kegiatan ini merekomendasikan adanya kolaborasi berkelanjutan antara sekolah, orang tua, dan pihak terkait. Evaluasi berkala serta penyesuaian menu sesuai dengan kebutuhan gizi peserta didik dinilai penting guna memaksimalkan manfaat program Makanan Bergizi Gratis. Melalui kegiatan ini, SMAN 3 Gowa bersama mahasiswa FKIP Universitas Megarezky berharap dapat terus membangun sinergi dalam mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal, sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, produktif, dan berorientasi pada peningkatan prestasi belajar.




