NEWS

Farmasi UNIMERZ Perkuat Mutu Pendidikan Lewat Pembaruan Kurikulum, Siap Melaju ke Akreditasi Unggul

Dec 3, 2025 | faculty of Pharmacy

Farmasi UNIMERZ Perkuat Mutu Pendidikan Lewat Pembaruan Kurikulum, Siap Melaju ke Akreditasi Unggul

Dec 3, 2025 | faculty of Pharmacy

Fakultas Farmasi Universitas Megarezky (UNIMERZ) menggelar Workshop dan Lokakarya Penyusunan Kurikulum untuk Program Studi D3 Farmasi, S1 Farmasi, dan Profesi Apoteker di Meeting Room Gedung E Universitas Megarezky, Rabu, 3 Desember 2025. Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama, Prof. Apt. Yandi Syukri, S.Si., M.Si., yang memberikan arahan strategis terkait pengembangan kurikulum berbasis regulasi terbaru.

Lokakarya ini dilaksanakan sebagai langkah adaptif Fakultas Farmasi UNIMERZ dalam menyesuaikan kurikulum dengan Permen terbaru, sehingga seluruh program studi dapat memenuhi standar nasional pendidikan tinggi dan lebih siap meraih peringkat Unggul pada siklus akreditasi berikutnya.

Dalam paparannya, Prof. Yandi menekankan bahwa perubahan kurikulum bukan hanya soal penyesuaian dokumen, tetapi harus berdampak langsung pada metode pembelajaran, sistem penilaian, serta penguatan kompetensi lulusan.

“Kurikulum yang baik harus membentuk metode dan sistem pembelajaran yang relevan, terstruktur, dan responsif terhadap kebutuhan industri. Dosen Farmasi juga harus humanis, menjadi inspirasi, dan mampu menghubungkan ilmu dengan konteks pelayanan kesehatan secara nyata,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pembaruan kurikulum harus mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara teoritis, tetapi juga unggul dalam praktik, komunikasi, etika profesi, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi dan layanan kefarmasian.

Dalam kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Farmasi UNIMERZ, Dr. Apt. Besse Yuliana, S.Si., M.Si., turut memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan lokakarya. Ia menegaskan bahwa lokakarya kurikulum ini merupakan langkah strategis bagi Fakultas Farmasi untuk memastikan seluruh program studi D3, S1, dan Profesi Apoteker tetap relevan dan kompetitif di tengah perkembangan ilmu dan regulasi terbaru.

“Perubahan kurikulum bukan hanya kewajiban administratif, tetapi komitmen akademik untuk menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan profesi. Dengan adanya Permen terbaru, kita harus memastikan kurikulum kita benar-benar selaras dengan kebutuhan industri kesehatan, pelayanan kefarmasian, serta tuntutan akreditasi,” ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan fakultas, ketua program studi, dosen farmasi dari tiga jenjang program, serta tim penyusun kurikulum. Melalui diskusi kelompok dan pembahasan intensif, lokakarya ini menghasilkan sejumlah rekomendasi penyempurnaan kurikulum, termasuk pemutakhiran CPL, struktur kurikulum, mekanisme pembelajaran berbasis OBE, serta penguatan integrasi praktik di layanan kesehatan dan industri.

Fakultas Farmasi UNIMERZ berharap melalui pembaruan kurikulum ini, seluruh program studi dapat meningkatkan mutu akademik secara signifikan dan memenuhi indikator capaian menuju akreditasi Unggul.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi foto bersama dan harapan bahwa Fakultas Farmasi UNIMERZ semakin siap menghadapi tantangan masa depan pendidikan tinggi kefarmasian.

SHARE THIS ARTICLE

RELATED NEWS