Persatuan Mahasiswa Pendidikan Sosiologi (PMPS) Universitas Megarezky (UNIMERZ) sukses menyelenggarakan Musyawarah Besar (MUBES) V pada 3–4 Juli 2026. Mengusung tema “Menguatkan Solidaritas, Menyatukan Persepsi, dan Memperkuat Sinergi dalam Mewujudkan Regenerasi Kepemimpinan yang Progresif Menuju PMPS yang Unggul”, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mengevaluasi kepengurusan sekaligus melahirkan regenerasi kepemimpinan organisasi.
Pembukaan MUBES dilaksanakan di Lantai 5 Universitas Megarezky, sedangkan agenda inti persidangan berlangsung di Pantai Tanjung Bayang, Makassar. Kegiatan dihadiri oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Ketua Program Studi Pendidikan Sosiologi, dosen Pendidikan Sosiologi, Pembina PMPS, pengurus, alumni, serta mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi.
Rangkaian pembukaan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Universitas Megarezky, dilanjutkan dengan pembacaan doa, laporan Ketua Panitia, serta sambutan dari para pimpinan universitas dan organisasi.
Dalam sambutannya, Dekan FKIP Universitas Megarezky, Dr. Abdul Malik Iskandar, S.Ag., M.Si, menegaskan bahwa organisasi kemahasiswaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kompetensi mahasiswa. Menurutnya, pengalaman berorganisasi tidak hanya mendukung prestasi akademik, tetapi juga mengasah kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kerja sama, dan pemecahan masalah yang sangat dibutuhkan di dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.
Ia juga mengutip sebuah ungkapan inspiratif, “Sebuah kapal aman ketika berada di pelabuhan, tetapi bukan untuk itu kapal dibuat. Kapal dibuat untuk mengarungi ombak dan menjelajahi lautan.” Menurutnya, organisasi mahasiswa tidak dibentuk sekadar untuk bertahan, melainkan untuk terus bergerak, berinovasi, dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Megarezky, Dr. Jalal, M.Pd., menyampaikan bahwa organisasi mahasiswa merupakan wadah strategis dalam mengembangkan potensi, kreativitas, dan jiwa kepemimpinan mahasiswa. Ia berharap PMPS mampu menjadi representasi yang membanggakan bagi Program Studi Pendidikan Sosiologi melalui berbagai karya, prestasi, serta kontribusi nyata bagi masyarakat dan institusi.
Usai pembukaan, seluruh peserta melanjutkan agenda Musyawarah Besar di Pantai Tanjung Bayang. Selama dua hari, peserta mengikuti rangkaian persidangan yang meliputi penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus, pembahasan tata tertib persidangan, evaluasi dan penyempurnaan AD/ART organisasi, pembahasan rekomendasi program kerja, hingga pemilihan Ketua Umum PMPS periode berikutnya. Seluruh proses berlangsung secara demokratis dengan menjunjung tinggi nilai musyawarah, kebersamaan, dan kekeluargaan.
Sebagai forum permusyawaratan tertinggi organisasi, Musyawarah Besar menjadi ruang strategis untuk mengevaluasi jalannya kepengurusan sekaligus merumuskan arah kebijakan PMPS di masa mendatang. Forum ini juga memperkuat solidaritas antaranggota, menyatukan persepsi, serta membangun sinergi demi mewujudkan organisasi yang semakin progresif, profesional, dan unggul.
Pada akhir persidangan, Wenni LK resmi terpilih sebagai Ketua Umum PMPS Universitas Megarezky periode selanjutnya. Terpilihnya Wenni menjadi catatan bersejarah karena ia merupakan perempuan pertama yang dipercaya memimpin PMPS sejak organisasi tersebut berdiri.
Dalam penyampaian visi dan misinya, Wenni menegaskan komitmennya untuk mempererat solidaritas antaranggota, memperkuat sinergi organisasi, membangun budaya kerja yang profesional, serta memperluas kolaborasi dengan Program Studi Pendidikan Sosiologi, Universitas Megarezky, dan berbagai mitra eksternal guna meningkatkan kualitas program kerja dan eksistensi PMPS.
Pada penutupan kegiatan, Pembina PMPS Universitas Megarezky, Hasanudin Kasim, S.Pd., M.Pd., menyampaikan pesan kepada kepengurusan yang baru agar mampu menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab.
“Solidaritas adalah fondasi, sinergi adalah kekuatan, dan kepemimpinan adalah amanah. Ketiganya harus berjalan beriringan agar PMPS mampu menjadi organisasi yang progresif, profesional, dan memberikan kontribusi nyata bagi mahasiswa maupun institusi,” pesannya.
Melalui penyelenggaraan Musyawarah Besar V ini, diharapkan kepengurusan baru dapat melanjutkan estafet kepemimpinan dengan semangat pengabdian, integritas, inovasi, dan kolaborasi. Dengan demikian, PMPS Universitas Megarezky diharapkan terus berkembang sebagai organisasi mahasiswa yang adaptif, unggul, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Program Studi Pendidikan Sosiologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, serta Universitas Megarezky.




