Program Studi Pendidikan Jasmani, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Megarezky (UNIMERZ) menggelar kegiatan edukasi bertema penguatan motorik dan karakter pelajar melalui permainan tradisional di SMA Negeri 12 Makassar. Kegiatan ini dilaksanakan di kelas XI 9 pada Rabu (14/1/2026) sebagai upaya menghidupkan kembali nilai-nilai budaya lokal dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik lapangan yang dirancang oleh Prodi Pendidikan Jasmani FKIP UNIMERZ. Melalui kegiatan ini, mahasiswa angkatan 2024 kelas B diberi kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan sekaligus berkontribusi langsung dalam kegiatan edukatif di lingkungan sekolah.
Kegiatan edukasi ini didampingi oleh dosen pengampu mata kuliah, Wahyu Munandar, M.Or. yang secara langsung membimbing mahasiswa dalam menyampaikan materi dan praktik permainan tradisional kepada peserta didik. Mahasiswa berperan sebagai fasilitator dalam memperkenalkan berbagai jenis permainan tradisional yang melibatkan gerak dasar seperti berlari, melompat, melempar, dan menangkap.
Melalui aktivitas tersebut, peserta didik memperoleh pemahaman bahwa permainan tradisional memiliki kontribusi besar dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar dan halus. Selain meningkatkan koordinasi, keseimbangan, dan kelincahan, permainan tradisional juga berdampak positif terhadap kebugaran jasmani pelajar.
Tidak hanya berfokus pada aspek fisik, kegiatan ini juga menekankan manfaat permainan tradisional terhadap perkembangan psikologis dan sosial peserta didik. Suasana bermain yang menyenangkan dan kompetitif secara sehat melatih peserta didik dalam meningkatkan fokus, konsentrasi, serta kemampuan mengelola emosi. Interaksi selama permainan berlangsung turut menumbuhkan nilai-nilai sportivitas, kerja sama, kebersamaan, dan tanggung jawab sosial.
Dosen pengampu mata kuliah, Wahyu Munandar, M.Or. menyampaikan bahwa permainan tradisional merupakan media pembelajaran yang efektif dalam membentuk karakter pelajar sejak dini. “Permainan tradisional tidak hanya melatih fisik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter dan sosial yang sangat penting bagi perkembangan peserta didik,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Prodi Pendidikan Jasmani FKIP UNIMERZ berharap permainan tradisional dapat kembali diintegrasikan dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani maupun kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna dan berbasis budaya lokal.
Pada kesempatan tersebut, Wahyu Munandar, M.Or. juga mengajak para siswa-siswi SMA Negeri 12 Makassar untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Megarezky. Ia menegaskan bahwa seluruh Program Studi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Megarezky telah terakreditasi Unggul sebagai bentuk komitmen kampus dalam menghadirkan pendidikan berkualitas.




