Prodi Pendidikan Jasmani FKIP Universitas Megarezky mengadakan sosialisasi mengenai pencegahan dan perawatan cedera di SMA Negeri 19 Makassar pada Kamis, 9 Januari 2025.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pentingnya pencegahan serta perawatan cedera di kalangan remaja. Mahasiswa Prodi Penjas angkatan 22 kelas A mempresentasikan materi di depan siswa, dengan kehadiran Wahyu Munandar selaku dosen pengampu dan Usman, perwakilan guru dari SMA N 19 Makassar.
Acara dimulai dengan sambutan dari H. Usman, S.Pd, yang menyatakan, “Remaja yang aktif memiliki risiko tinggi mengalami cedera, baik saat berolahraga maupun dalam aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, pengetahuan tentang pencegahan dan penanganan cedera sangatlah penting.”
Kegiatan ini berlangsung dalam bentuk diskusi, di mana para siswa menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengajukan pertanyaan tentang cara-cara untuk menghindari cedera saat berolahraga di sekolah. Dalam suasana yang interaktif, peserta diberikan wawasan mendalam mengenai pengelolaan cedera dan langkah-langkah pencegahannya.
Presentasi oleh mahasiswa mencakup berbagai topik, mulai dari jenis-jenis cedera umum hingga metode perawatan pertama yang tepat. Selain itu, siswa juga diajarkan teknik dasar pengobatan cedera, seperti penggunaan kompres dan perban, serta cara mengidentifikasi gejala cedera serius yang membutuhkan perhatian medis.
Sesi diskusi interaktif memberikan kesempatan bagi siswa untuk berbagi pengalaman dan mengajukan pertanyaan terkait cedera yang pernah mereka alami. Mereka juga diajak untuk mempraktikkan teknik pertolongan pertama di bawah pengawasan Wahyu (sapaan akrab).
Di akhir kegiatan, ditegaskan betapa pentingnya menjaga keselamatan saat beraktivitas dan berolahraga untuk mencegah cedera yang tidak diinginkan. Dengan inisiatif positif ini, diharapkan siswa SMAN 19 Makassar dapat menerapkan pengetahuan yang didapat dan lebih sadar akan risiko cedera di lingkungan mereka. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang signifikan dalam membentuk kesadaran kesehatan di kalangan remaja.



